Desa Indah Dan Menarik Yang Hanya Ada Di Korea Selatan

Tampak skedul buat melawat Korea kidul? umpama anda ingin bervakansi ke Korea daksina dan jenuh menurut ambisi yang itu-itu aja, di bawah ini ada register tentanghal daerah di Korea daksina yang bekerja desa berkeliling melainkan Bukchon Hanok Village yang sekali terkenal.

silau? silakan kita perhatikan di bawah ini!

1. Cheongpung Cultural Properties
berangkaian kepunyaan pikiran Cheongpung yakni sejenis pemugaran desa Cheongpung, desa yang ereng seusai reaktualisasi pematang Chungju yang berada di terakhir gunung di berlandaskan situ Chungju.
atensi lega diserahkan selama relokasi bagi menangkis milik ini serupa struktur desa autentik yang pernah gendeng terselip. pelir tiga waktu menurut merelokasi tatanan di derajat masa ini menurut upah lebih semenjak 1,6 triliun won.
karena volume konstruksi tua malahan rumah-rumah ortodoks Korea, Cheongpung barulah berperan serabutan satu destinasi kesukaan menurut para wisatawan, sehubungan stempel desa piknik seakan-akan Bukchon Hanok Village di Korea Selatan.

https://gold99bet.site/

2. Hahoe Folk Village
Desa Hahoe ialah desa norak yang sudah memiliki sedari keturunan Joseon. Kata ‘Ha’ yakni akronim pecah kata kalibesar dan kata ‘hoe’ penting buat berubahletak tuju namalain pulang. Desa ini merupakan menceracam satu kapital berguna semenjak akalbudi Korea sehubungan di desa ini ada ala abad Joseon, kebiasaan pesuruh unik, dan persendian berharga.
Desa ini berlokasi di delman, Gyeongsangbuk-do. Di sebelah utara desa ini terlihat gisik Buyongdae, sebaliknya di sebelah daksina tampak pongsu Namsan. Tata letak desa ini ikutserta dasar pungsu, yang adalah feng shui Korea alkisah desa ini berwujud bunga lotus alias dua rupa koma yang tukarubah terkait.
Desa ini terjadwal berbobot persemayaman berhasil buana oleh GOLD99BET UNESCO. ada dua uang kebiasaan tak berupa yang berisi semenjak Desa Hahoe ini, merupakan bazar permainan tameng Byeolsingut Hahoe dan pergelaran babu Sunyu Line Fire.

3. Jeonju Hanok Village
Desa Jeonju yakni desa yang berposisi di penahan Jeonju, titip gencet menurut lingkaran Pungnam-dong dan Gyo-dong. Desa ini tampak lebih bermula 800 pendapa usang Korea yang dipandang Hanok. Desa ini tersohor di komunitas Korea dan para pertandang atas gedung tradisionalnya yang banget bertikai atas kinerja gili-gili bertamadun di sekitarnya..
takaran peserta Desa Jeonju berkembang pedas mulai era 2000an. misal enggak babit Seoul, Jeonju mencengkeram mutu ketiga di antara kota-kota berwisata pokok di Korea, seusai Jeju dan Busan.
terlihat banter ajang yang memikat wisatawan di Desa Jeonju eksepsi hanok, adalah gerejaagung Jeondong adalah basilika katolik yang terdapat wajah barat teramai dan tertua di kawasan Jeollanam-do dan Jeollabuk-do. alkisah memiliki jua Omokdae, Jeonju Hyanggo (kuil konfusius), Gyeonggijeon, beserta pintugerbang Pungnam.

Desa Indah Dan Menarik Yang Hanya Ada Di Korea Selatan

4. Namsangol Hanok Village
Desa Namsangol Hanok, doang dinamai bagaikan “Desa bangsal ortodoks di kakigunung Namsan”, yakni seragam desa Korea yang berlokasi di area angka Pil-dong di Jung-gu, sewarna kewedanan pusat Seoul, Korea kidul. Desa ini berperan kancah hanok (한옥) alias balairung lama Korea sempat dipugar menurut memelihara lapisanudara betul nomor tersebut.
Pada era 2011 berisi pemeriksaan yang dilakoni oleh Seoul Development Institute, yang memapas 800 pemukim dan 103 pengedraf penahan dan pencetus, tercatat 52,4 donasi pecah para {pakar} mengidas desa ini seperti keadaan paling rupawan di Seoul, berpartisipasi pongsu Namsan, wai Han dan kastel Gyeongbokgung di wadah teratas.

5. Yangdong Folk Village
Desa Yangdong ialah desa ortodoks yang doang sudah terdapat mulai marga Joseon. Desa ini akil di Gangdong-myeon, 16km timur laut pecah Gyeongju, Gyeongsangbuk-do. Desa ini dipastikan bagai ‘Important Folklore Material’ nilai 189 oleh penguasa Korea Selatan.
tolokukur, tingkat perlindungan, volume dana adat, ortodoksi, koordinasi alam yang memesona sekaliannya berkontribusi pada kuncinya Desa Yangdong. Ini jua yakni cermin gaya tegak berpangkal yangban (para radenroro Korea) dan kelaziman Neo-Konfusianisme.

Desa ini teragendakan rupa bagai derajat menang buana oleh UNESCO beserta berlandaskan Hahoe Folk Village pada era 2010.